5 Tempat Yang Wajib Dikunjungi di Jepang !


Maret ini merupakan peringatan satu tahun terjadinya bencana gempa dan tsunami di Jepang, yang sempat memukul keras industri pariwisata di negara ini. Setahun berlalu, kini Jepang telah bangkit kembali.

Sebelum berwisata ke Jepang, simak dulu ulasan berikut ini, seperti dikutip CNNGo:

Antiknya Kyoto

Wisatawan tidak bisa melepaskan diri dari daya tarik bekas ibu kota kerajaan Jepang sejak 794 hingga 1869 ini, karena kuil dan geisha-geishanya yang masih autentik. "Banyak wisatawan barat seperti Amerika Serikat dan Kanada gemar berwisata ke kota antik seperti Kyoto," tutur Mamoru Kobori dari Japan National Tourism Organization.

Kyoto nyaris menjadi target serangan bom atom pada akhir Perang Dunia II, namun dicegah oleh Menteri Perang Amerika Serikat, Henry L Stimson, yang memiliki kenangan indah saat berbulan madu di kota ini.

Selama beberapa tahun, wisatawan mengunjungi Kyoto untuk tinggal di penginapan dan rumah teh antiknya, namun kini, Anda harus menjelajahi sisi lain dari kota ini. Para pengusaha telah mengubah beberapa rumah teh dan rumah geisha menjadi penginapan yang menyediakan makanan modern seperti pizza dan pasta, namun tetap dengan suasana autentik Jepang.

Situs ziarah Kumano Kodo

Kumano Kodo merupakan bagian Jepang yang jarang dikunjungi wisatawan. Padahal para Bikkhu, mantan kaisar, bangsawan, dan rakyat biasa telah menjelajahi situs ziarah ini sejak Era Heian (794-1192). Kumano Kodo menjadi situs warisan dunia UNESCO sejak 2004, dan merupakan jaringan yang terdiri dari hutan, ladang, dan pedesaan yang membentang di sebelah barat daya Semenanjung Kii di Provinsi Kansai.

"Tidak seperti Kyoto atau Nara, Kumano Kodo terletak agak terpencil," tutur Brad Towle dari Tanabe City Kumano Tourism Bureau.

Di situs ziarah Kumano Kodo ini, wisatawan dapat menemukan pemandian air panas terpencil atau berjalan diantara pepohonan cedar, sawah, dan perkebunan teh hijau yang asri. Anda juga dapat berendam di Yunomine Onsen, yang merupakan pemandian air panas tertua di Jepang berusia 1.800 tahun.

Nagasaki yang luar biasa

Hampir hancur akibat serangan bom atom pada 1945, Nagasaki kini telah dibangun kembali menjadi permata Jepang di pulau terbesar ketiga di negara ini, Kyushu. Nagasaki telah berkembang dari desa nelayan kecil menjadi pelabuhan perdagangan penting yang menghubungkan Eropa dan China.

Kini, para wisatawan datang ke kota ini untuk memelajari sejarah dan menjelajahi bangunan-bangunan pecinan antiknya. Atraksi wisata lain yang menarik di Nagasaki adalah Gunkajima atau Pulau Battleship yang dapat diakses dengan kapal ferry selama 50 menit.

Karuizawa yang dingin

Karuizawa merupakan salah satu destinasi wisata terindah di Jepang, yang temperaturnya beberapa derajat lebih dingin daripada Ibu Kota Jepang, Tokyo, dan memiliki gunung berapi teraktif di negara ini seperti Gunung Asama yang mengalami erupsi pada 2009 dan 2004.

Namun, hal tersebut tidak menghalangi wisatawan untuk datang melihat keindahan natural kota ini. Kaisar Jepang, Akihito, bertemu dengan permaisurinya di kota ini pada 1957. Musisi legendaris dunia, John Lennon dan istrinya, Yoko Ono juga pernah menghabiskan liburan di kota ini pada 1970an.

Taman-taman Tokyo yang asri

Tokyo bukan hanya kota metropolis modern yang padat dan ramai, namun juga kota yang masih memiliki ruang hijau yang asri. Di antara yang populer adalah Yoyogi Park, Shinjuku Gyoen, dan Ueno Park, serta yang paling unik Happo-en.

Happo-en adalah taman seluas 50.000 meter persegi yang disebut-sebut sebagai "cerminan kecantikan tradisional Jepang". Pada musim semi, taman ini akan berubah warna menjadi merah muda saat bunga sakura mekar, dan memerah pada musim gugur.

Related Posts Plugin for WordPress, Blogger...
Belajar Bahasa Inggris

Arsip Artikel