Asam Urat Mengancam Jantung Anda !



Sekitar 90% penyakit asam urat disebabkan oleh ketidakmampuan ginjal membuang asam urat secara tuntas dari tubuh melalui air seni. Sebagian kecil lainnya karena tubuh memproduksi asam urat secara berlebihan. Penyakit asam urat kebanyakan diderita oleh pria di atas 40 tahun dan wanita yang telah menopause.

Penderita asam urat biasanya juga memiliki keluhan lain seperti tekanan darah tinggi, penyakit ginjal, jantung, diabetes dan aterosklerosis. Separuh dari penderita asam urat adalah orang yang kegemukan. Bila dibiarkan, penyakit asam urat bisa berkembang menjadi batu ginjal dan mengakibatkan gagal ginjal.

Pada keadaan normal, kadar asam urat di dalam darah pada pria tidak boleh melebihi 7 mg/dL dan pada wanita 6 mg/dL. Peninggian kadar asam urat dalam darah menunjukkan adanya ketidakseimbangan antara produksi asam urat yang berasal dari makanan/minuman yang dikonsumsi  dengan pengeluarannya melalui ginjal, yang kemungkinan disebabkan karena produksi asam urat yang berlebihan ataupun pengeluarannya dari tubuh melalui ginjal yang terlalu sedikit maupun kombinasi keduanya.

Diperkirakan sekitar 10 % dari penderita dengan kadar asam urat darah yang tinggi (hiperurikemia) mengalami pembantukan asam urat yang berlebihan dengan akibat pengeluaran asam urat melalui air seni melebihi 800 mg/hari.

Bahaya Pada Ginjal

Penderita hiperurikemia mempunyai risiko menderita batu asam urat di dalam perjalanan penyakitnya. Kurangnya pengeluaran asam urat melalui air seni bukan saja meningkatkan pembentukan batu asam urat di ginjal tetapi juga batu kalsium oksalat.

Menurut seorang ahli yang bernama Emmerson bahwa terbentuknya kedua jenis batu tersebut secara bersamaan dapat disebabkan karena asam urat merupakan inti untuk terbentuknya batu kalsium oksalat.

Pembentukan batu asam urat ini juga dipengaruhi oleh bertambahnya keasaman air seni dan tingginya kadar asam urat di dalam air seni, sedangkan disisi lain bahwa adanya zat sitrat dan glikosaminoglikan dapat menghambat pembentukan batu tersebut. Selain daripada kadar asam urat yang tinggi di dalam urine, faktor-faktor lainnya yang mempengaruhi pembentukan batu asam urat berupa volume air seni yang lebih sedikit.

Adanya batu asam urat menyebabkan peninggian tekanan di dalam ginjal dan penekanan pembuluh-pembuluh darah yang menyebabkan bertambah tebalnya dinding pembuluh darah dan berkurangnya aliran darah ke ginjal dengan akibat kerusakan pada ginjal.
Bahaya Pada Jantung

Hiperurikemia mempunyai hubungan yang jelas dengan angka kematian yang disebabkan berbagai macam penyakit jantung dan pembuluh darah. Pada pasien dengan hiperurikemia dan hipertensi terdapat meningkatnya risiko 3-5 kali timbulnya penyakit jantung koroner dan strok dibandingkan dengan yang hanya menderita hipertensi.

Hiperurikemia juga berhubungan dengan sindroma metabolik (sindroma X) atau resistensi insulin, yaitu kumpulan kelainan-kelainan dengan kadar insulin yang meningkat di dalam darah, hipertensi, kadar trigliserida darah yang meningkat dan kadar lemak ‘baik’ (HDL-cholesterol) yang rendah yang semuanya sering menyebabkan penyakit jantung koroner.

Dengan diet yang rendah asam urat (dikenal sebagai diet rendah purin) yang ketat dalam jangka waktu lama dan kombinasi dengan alupurinol serta kontrol berobat secara teratur akan dapat mempertahankan kadar asam urat darah dalam batas normal.
Related Posts Plugin for WordPress, Blogger...
Belajar Bahasa Inggris

Arsip Artikel