6 Cara Menghilangkan Tekanan Batin !


Tekanan batin seringkali muncul akibat beban hidup yang dirasa berat. Bisa muncul karena beban kerja maupun hubungan yang kurang harmonis dengan keluarga dan lingkungan masyarakat. Apapun masalah pemicu tekanan batin, hal ini harus dapat kita atasi untuk dapat mengurangi efek buruk yang ditimbulkan, seperti stress hingga penyakit kronis.

Tekanan batin yang kuat dapat membangkitkan kelenjar ginjal dan hormon serta penyakit dalam sistem kekebalan tubuh. Sebagian besar penderita depresi dan kanker diawali dari tekanan batin yang kuat selama beberapa bulan. Dengan mengurangi dan meminimalisir tekanan batin, maka gairah hidup akan menjadi lebih baik.

Berikut adalah enam cara menghilangkan tekanan batin :

1. Menggosok Kedua Telapak Tangan
Anda harus berusaha rileks. Atur hembusan nafas untuk mengatur frekuensi gelombang otak, kecepatan detak jantung dan kecepatan ketat- lemasnya otot. Dengan seperti ini, Anda akan sedikit merasa lebih baik. Selanjutnya, gosok kedua telapak tangan Anda. Hal ini sangat efektif ketika mata Anda lelah, membantu untuk melancarkan aliran darah dan menimbulkan kembali semangat yang hilang.

2. Olah Raga
Olah raga secara rutin adalah salah satu cara terbaik untuk melepas tekanan batin. Salah satu olah raga murah dan efektif adalah dengan cara berjalan di rerumputan tanpa alas kaki, jogging atau bersepeda.

3. Tidur
Berdasarkan research kedokteran di Taiwan, paling tidak terdapat sekitar lima juta warganya hanya bisa tidur dengan menggunakan obat tidur. Teknik tidur yang dianjurkan adalah sebagai berikut : Jangan menaruh tangan di dada, karena menyebabkan mimpi buruk dan jangan menaruh di bagian pinggang, karena menimbulkan tekanan pada organ tubuh.

Posisi tidur yang ideal adalah meletakkan kedua tangan disamping tubuh dengan telapak tangan menghadap ke atas. Semakin baik kualitas tidur seseorang, maka semakin cepat ia lepas dari tekanan batin. Satu hal penting lainnya, jangan menunggu sampai lelah untuk akhirnya tertidur, karena hal tersebut dapat berpengaruh buruk pada kesehatan organ hati.

4. Istirahat
Istirahat disini berbeda dengan tidur, yaitu berhenti sejenak dari rutinitas dan pekerjaan. Tidak perlu berpikir terlalu jauh, istirahat ini dapat kita mulai dari hal kecil seperti makan siang di luar –tidak di depan komputer kantor atau tumpukan pekerjaan atau jalan- jalan di taman kota untuk menghirup udara segar.

5. Makanan dan Minuman Sehat
Hindari makanan bertekanan tinggi, minuman bersoda dan mengandung kolesterol tinggi seperti soft drink, fast food, daging, kopi, alkohol, rokok, the, dsb.

Rutin mengkonsumsi makanan tersebut maka akan menyebabkan saraf simpatetik bekerja berlebihan sehingga menganggu fungsi organ tubuh yang lain. Sebaliknya, sayur, buah, air putih dan biji- bijian sangat dianjurkan. Air putih sangat baik untuk mengurangi tekanan batin, memperlancar pencernaan, memperlambat tumbuhnya zat kanker, mencegah batu ginjal dan hati serta membuat tubuh lebih bugar.

6. Sinar Matahari
Selain menghasilkan vitamin D, sinar matahari sangat baik untuk mengurangi gula darah, pembunuh bakteri, menghambat kolestrol, meningkatkan kekebalan tubuh dan meningkatkan kebugaran pernafasan.
Related Posts Plugin for WordPress, Blogger...

Arsip Artikel